Foto Profil Jennifer Aiko | Pesulap Cantik - Nama Jennifer Aiko dikenal masyarakat lewat aksinya di program 'Neo Gara Gara Magic' Trans 7. dan keikut sertaan dalam acara the master season 5 di RCTI.
Jennifer Aiko, magician cantik asal Indonesia. Selain trik sulap / magicnya yang menawan, kecantikannya juga mempunyai daya tarik tersendiri.
Namun, wanita kelahiran 22 Mei 1992 itu mengaku sudah sejak kecil tertarik untuk mendalami dunia tersebut. Selain menyukai sulap, Aiko sejak usia 3 tahun sudah mulai ngedance.
Wanita berdarah Padang, Sumatera Barat itu akhirnya hijrah ke Jakarta selepas SMA pada tahun 2008. Ia pun meneruskan pendidikannya ke jurusan psikologi di Universitas Tarumanegara. Jennifer Aiko si Pesulap Cantik Sambil kuliah, Aiko pun mulai mencoba menjajaki dunia foto model.
Ini dia foto-foto Seksi Jennifer Aiko | Pesulap Cantik
Tampilkan postingan dengan label profil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label profil. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 November 2012
Rabu, 07 November 2012
Foto Profil Okira Personil Bexxa | Wanita Yang Dicium Raffi
Foto Profil Okira Personil Bexxa | Wanita Yang Dicium Raffi - Kisah asmara Yuni Shara dengan Raffi Ahmad yang putus kini menyeret satu nama penyanyi cantik, Okira. Banyak yang menyebutkan bahwa foto ciuman Raffi dan Okira menjadi penyebab Yuni Shara minta putus.
Sosok wanita yang dicium oleh Raffi Ahmad ini menjadi perbincangan karena telah membuat hubungan Yuni Shara dan Raffi Ahmad menjadi renggang dan menggantung. Di suati sisi Yuni menganggap perbuatan Raffi sudah tidak pantas, dan di sisi lain Raffi hanya menganggap ini sebagai gimmick presenter saat diatas panggung.
Berikut ini Foto Profil Okira Personil Bexxa | Wanita Yang Dicium Raffi
Sosok wanita yang dicium oleh Raffi Ahmad ini menjadi perbincangan karena telah membuat hubungan Yuni Shara dan Raffi Ahmad menjadi renggang dan menggantung. Di suati sisi Yuni menganggap perbuatan Raffi sudah tidak pantas, dan di sisi lain Raffi hanya menganggap ini sebagai gimmick presenter saat diatas panggung.
Berikut ini Foto Profil Okira Personil Bexxa | Wanita Yang Dicium Raffi
- Nama Lengkap: Oky Rizky Sondara Putri
- Nama Panggilan: OKIRA
- Kelahiran: Denpasar, 29 April 1993
- Tinggi Badan: 173 cm
- Berat Badan: 52 kg
- Hobi: Menyanyi, foto, nonton film, baca novel komedi
- Makanan Favorit: Masakan Indonesia
- Angka Favorit: 8
- Warna Favorit: Merah dan socking pink
Rabu, 10 Oktober 2012
Profil Dan Biodata Wiwid Gunawan | Foto Hot Wiwid Gunawan
Profil Dan Biodata Wiwid Gunawan | Foto Hot Wiwid Gunawan - Wiwid gunawan Karir nya melambung berkat perannya sebagai Euis dalam film KAWIN KONTRAK arahan Ody C Harahap yang rilis pada 9 Januari 2008. Berkat kesuksesan prekuelnya tersebut, tak lama berselang muncul sekuel bertajuk KAWIN KONTRAK LAGI di tahun yang sama.
Profil Dan Biodata Wiwid Gunawan:
Nama : Rujuniarti Sapta Pertiwi
TTL : Bandung, 21 – 08 – 1984
Agama : Islam
Pendidikan : S1, FE-UNPAD
-KARIR Wiwid Gunawan-
Film:
- Kawin Kontrak
- Pulau Hantu
Sinetron:
- Cinderella
- Ranjang susun
-BIOGRAFI Wiwid Gunawan-
- Juara 1 Bintang iklan fuji film (2000)
- Juara fotogenic millenium danamon (2000)
- Iklan honda motor (2006)
Foto Wiwid Gunawan
Profil Dan Biodata Wiwid Gunawan:
Nama : Rujuniarti Sapta Pertiwi
TTL : Bandung, 21 – 08 – 1984
Agama : Islam
Pendidikan : S1, FE-UNPAD
-KARIR Wiwid Gunawan-
Film:
- Kawin Kontrak
- Pulau Hantu
Sinetron:
- Cinderella
- Ranjang susun
-BIOGRAFI Wiwid Gunawan-
- Juara 1 Bintang iklan fuji film (2000)
- Juara fotogenic millenium danamon (2000)
- Iklan honda motor (2006)
Foto Wiwid Gunawan
Kamis, 04 Oktober 2012
Profil Kartika Putri | Foto Kartika Putri
Profil Kartika Putri | Foto Kartika Putri - Kartika Putri nama nya kian melonjak setelah muncul diberbagai acara TV, dan pastinya Kartika Putri ini mempunyai Fans tersendiri, nah bagi anda salah satu Fans kartika putri berikut ini akan saya berikan Profil Kartika Putri untuk anda semua..
Profil Kartika Putri
Nama: Kartika Putri
Lahir: Palembang, 20 januari 1991
Karir Presenter: Presenter Bola dan Berita, Rejeki Malam di ANTV, Kakek-kakek Narsis di TransTV
Sinematografi: Nenek Gayung, Mama Minta Pulsa
Acara sekarang: Pesbukers ANTV
Foto Kartika Putri
Demikian Profil Kartika Putri | Foto Kartika Putri kali ini, sukses selalu buat anda...
Profil Kartika Putri
Nama: Kartika Putri
Lahir: Palembang, 20 januari 1991
Karir Presenter: Presenter Bola dan Berita, Rejeki Malam di ANTV, Kakek-kakek Narsis di TransTV
Sinematografi: Nenek Gayung, Mama Minta Pulsa
Acara sekarang: Pesbukers ANTV
Foto Kartika Putri
Demikian Profil Kartika Putri | Foto Kartika Putri kali ini, sukses selalu buat anda...
Senin, 16 Juli 2012
Profil Dan Biodata Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)
Profil Dan Biodata Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa) - Anda tahu siapa Ameri Ichinose? Ameri Ichinose adalah aktor film dewasa asal jepang, yang memulai debutnya sejak tahun 2006. di jepang Ameri Ichinose memang terkenal sebagai film esek-esek yang sudah sangat populer hampir menyamai maria ozawa ataupun sora aoi. Ameri Ichinose namanya semakin melambung sejak dikabarkan menjalin hubungan dengan pemain sepakbola Shinji Kagawa yang baru saja menjadi pemain terbaru Manchester United.
Biodata Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)
Nama : Ameri Ichinose a.k.a Kurisu Erika a.k.a Misora Ayaka
Tanggal Lahir : 16 September 1987 (umur 24 tahun)
Tempat lahir: Wilayah Kanagawa, Japan
Tinggi Badan : 1.67 m (5 ka 511⁄16 in)
Kebangsaan : Jepang
Profil Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)
Ia merupakan seorang aktris JAV (Japanese Adult Video) dan saat ini merupakan gandengan dari Shinji Kagawa. Di Jepang, popularitas wanita cantik ini sudah cukup tinggi, tak kalah dengan Kagawa sendiri.
Dia juga terlibat dalam beberapa film untuk orang dewasa. Ameri memulai debutnya sebagai artis film biru Jepang sejak 2006. Tercatat sampai saat ini, Ichinose telah membintangi lebih dari 10 film dewasa.
Menurut Daily Star Sunday, Ameri Ichinose termasuk terbuka dalam persoalan cinta dan se-ks.
Foto - Foto Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)





Sekian dulu untuk Profil Dan Biodata Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa) kali ini, semoga bisa bermanfaat.
Biodata Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)
Nama : Ameri Ichinose a.k.a Kurisu Erika a.k.a Misora Ayaka
Tanggal Lahir : 16 September 1987 (umur 24 tahun)
Tempat lahir: Wilayah Kanagawa, Japan
Tinggi Badan : 1.67 m (5 ka 511⁄16 in)
Kebangsaan : Jepang
Profil Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)
Ia merupakan seorang aktris JAV (Japanese Adult Video) dan saat ini merupakan gandengan dari Shinji Kagawa. Di Jepang, popularitas wanita cantik ini sudah cukup tinggi, tak kalah dengan Kagawa sendiri.
Dia juga terlibat dalam beberapa film untuk orang dewasa. Ameri memulai debutnya sebagai artis film biru Jepang sejak 2006. Tercatat sampai saat ini, Ichinose telah membintangi lebih dari 10 film dewasa.
Menurut Daily Star Sunday, Ameri Ichinose termasuk terbuka dalam persoalan cinta dan se-ks.
Foto - Foto Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa)





Sekian dulu untuk Profil Dan Biodata Ameri Ichinose (Pacar Shinji Kagawa) kali ini, semoga bisa bermanfaat.
Minggu, 15 Juli 2012
Profil Dan Biodata Jokowi (Joko Widodo)
Profil Dan Biodata Jokowi (Joko Widodo) - Kali ini saya akan berbagi Profil Dan Biodata Jokowi (Joko Widodo) bagi anda semua. Jokowi namanya semakin melambung seiring hasil quick count yang menempatkan dia dan Ahok di urutan teratas. Pengen tau Profil Dan Biodata Jokowi (Joko Widodo)? berikut ini anda bisa simak disini yang telah saya rangkum dari berbagai sumber
Profil Jokowi (Joko Widodo)
Joko Widodo lahir di kota Solo (Surakarta) pada tanggal 21 Juni, 1961. Ia lebih dikenal dengan nama singkat Jokowi, kini menjabat walikota di kota kelahirannya. Dan masa jabatannya akan berakhir 2015 berserta wakilnya F.X Hadi Rudyatmo.
Ia di nominasikan oleh partainya yakni PDI, untuk bertarung pada pemilihan gubernur Jakarta 2012.
Jokowi merupakan sarjana lulusan teknik dari universitas kehutanan UGM pada tahun 1985.
Biodata Jokowi (Joko Widodo)
- Lahir 21 Juni 1961 (umur 51)
- Bendera Indonesia Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia
- Kebangsaan Indonesia
- Partai politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
- Alma mater Universitas Gadjah Mada
- Pekerjaan Pengusaha
- Agama Islam
Prestasi JokoWi (Joko Widodo)
Dibawah kepemimpinan JokoWi (Joko Widodo), Surakarta mengalami perubahan cepat. Memberikan branding pada kota itu, dengan menyetujui slogan "Solo: The Spirit of Java". Sebagian dari prestasi besar ia lakukan adalah, ia mampu merelokasi pedagang barang bekas di taman Banjarsai tanpa terjadi insiden apapun guna melakukan revitalisasi fungsi lahan hijau terbuka, guna mengajak dan menekankan kepada para investor untuk mementingkan kepentingan publik, melakukan komunikasi terbuka dan rutin (yang disiarkan oleh tv lokal) dengan masyarakat.
Taman Balekambang tadinya ditelantarkan oleh organisasi yang mengelolanya, namun Jokowi mampu membuatnya menjadi taman umum.
Ia juga tidak ragu menolakn para investor yang tidak sejalan dengan prinsip kepemimpinannya. Sebagai tindak lanjutan branding kota Solo, ia kemudian merekomendasikan kota Solo sebagai anggota kota-kota warisan dunia yang kemudian di setujui pada tahun 2006.
Dan pada tahun 2007 kota Solo menjadi tuan rumah festival musik dunia yang diadakan di komplek Fort Vastenburg -- padahal komplek tersebut rencananya akan di buldozer untuk digantikan menjadi mall dan pusat bisnis hingga akhirnya JokoWi memveto rencana tersebut. FMD pada tahun 2008, diadakan lagi disana, kini di komplek istana Mangkunegaran.
Dan Joko Widodo pernah terpilih sebagai 10 tokoh besar tahun 2008 oleh majalah Tempo.
Sekian untuk Profil Dan Biodata Jokowi (Joko Widodo) kali ini, semoga bermanfaat.
Selasa, 24 April 2012
Karolin Margret Natasa, Anggota DPR yang Diduga pemeran Video Mesum DPR
Karolin Margret Natasa, Anggota DPR yang Diduga pemeran Video Mesum DPR, Nama Karolin Margret Natasa menjadi perbincangan yang cukup hot semua kalangan dunia maya. hal ini terjadi karena, anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ini diduga menjadi salah satu pelaku dalam video porno anggota DPR yang sedang hot di bicarakan orang.
Baru – baru ini DPR kembali menjadi sorotan setelah sebuah video seks beredar. Video seks yang menampilkan seorang pasangan laki – laki dan perempuan sedang melakukan hubungan suami istri itu diduga diperankan oleh Karolin Margret Natasa yang juga merupakan anak dari gubernur kalimantan barant , sedangkan lawan mainnya masih belum diketahui karena wajahnya tak tampak jelas.
Video seks anggota DPR ini diduga diperankan oleh Karolin Margret Natasa yang merupakan putri sulung Gubernur Kalimantan Barat, Drs.Cornelis,MH ini bergaya woman on top (WOT) sehingga yang tampak jelas hanya wajah perempuannya, sedangkan laki – laki yang posisinya terlentang wajahnya tak terekam kamera.
Badan Kehormatan (BK) DPR berencana akan langsung memanggil Karolin untuk dimintai keterangan mengenai video tersebut. BK DPR merasa perlu mengambil tindakan karena isu tentang pelaku video tersebut adalah Karolin semakin berkembang pesat meskipun belum terbukti bahwa Karolin lah pelakunya.
Buat yang pengen lihat profil Karolin Margret Natasa silahkan anda menuju ke situs resmi DPR dan mencari anggota di komisi 9 yang bernama Karolin Margret Natasa tersebut,
Untuk memeprkuat dugaan tersebut silahkan membandingkan foto Karolin Margret Natasa dengan foto pelaku video mesum anggota DPR berikut ini


Mirip gak menurut anda dari gambar Karolin Margret Natasa diatas dengan foto pemeran yang di duga merupakan anggota DPR tersebut
Baru – baru ini DPR kembali menjadi sorotan setelah sebuah video seks beredar. Video seks yang menampilkan seorang pasangan laki – laki dan perempuan sedang melakukan hubungan suami istri itu diduga diperankan oleh Karolin Margret Natasa yang juga merupakan anak dari gubernur kalimantan barant , sedangkan lawan mainnya masih belum diketahui karena wajahnya tak tampak jelas.
Video seks anggota DPR ini diduga diperankan oleh Karolin Margret Natasa yang merupakan putri sulung Gubernur Kalimantan Barat, Drs.Cornelis,MH ini bergaya woman on top (WOT) sehingga yang tampak jelas hanya wajah perempuannya, sedangkan laki – laki yang posisinya terlentang wajahnya tak terekam kamera.
Badan Kehormatan (BK) DPR berencana akan langsung memanggil Karolin untuk dimintai keterangan mengenai video tersebut. BK DPR merasa perlu mengambil tindakan karena isu tentang pelaku video tersebut adalah Karolin semakin berkembang pesat meskipun belum terbukti bahwa Karolin lah pelakunya.
Buat yang pengen lihat profil Karolin Margret Natasa silahkan anda menuju ke situs resmi DPR dan mencari anggota di komisi 9 yang bernama Karolin Margret Natasa tersebut,
Untuk memeprkuat dugaan tersebut silahkan membandingkan foto Karolin Margret Natasa dengan foto pelaku video mesum anggota DPR berikut ini


Mirip gak menurut anda dari gambar Karolin Margret Natasa diatas dengan foto pemeran yang di duga merupakan anggota DPR tersebut
Selasa, 21 Februari 2012
Saeful Bahri Si Polisi Ganteng
Saeful Bahri Si Polisi Ganteng keliatanya lagi heboh neh mengenai polisi ganteng yang bernama saeful bahri, polisi dengan pangkat Bribda ini menjadi buah bibir setelah sesaat menjadi trading topic di twitter
Sebutan polisi ganteng akhirnya melekat pada diri Bripda Saeful Bahri. Polisi yang baru berusia 21 tahun tersebut mendadak terkenal begitu foto dirinya yang tengah bertugas dalam acara Cap Go Meh beredar di Twitter.
Polisi ganteng (polteng) yang heboh di dunia maya yang disebut-sebut bernama Fachrie, ternyata memiliki nama asli Bripda Saeful Bahri (21). Ia mengaku foto yang beredar di internet
Itu fotonya pas saya pakai seragam yang satunya. Lagi pakai nama variasi, ditulisnya Bachrie. Yang kelihatannya cuma bagian rie-nya aja, makanya disangka Fachrie mungkin. Tapi nama asli saya Bahri saja," kata polisi berpangkat Bripda (Brigadir Dua) itu
Berikut ini foto Saeful Bahri yang bayak di bicarakan orang tersebut

.
Sebutan polisi ganteng akhirnya melekat pada diri Bripda Saeful Bahri. Polisi yang baru berusia 21 tahun tersebut mendadak terkenal begitu foto dirinya yang tengah bertugas dalam acara Cap Go Meh beredar di Twitter.
Polisi ganteng (polteng) yang heboh di dunia maya yang disebut-sebut bernama Fachrie, ternyata memiliki nama asli Bripda Saeful Bahri (21). Ia mengaku foto yang beredar di internet
Itu fotonya pas saya pakai seragam yang satunya. Lagi pakai nama variasi, ditulisnya Bachrie. Yang kelihatannya cuma bagian rie-nya aja, makanya disangka Fachrie mungkin. Tapi nama asli saya Bahri saja," kata polisi berpangkat Bripda (Brigadir Dua) itu
Berikut ini foto Saeful Bahri yang bayak di bicarakan orang tersebut
Jumat, 17 Februari 2012
John Kei Profil
John Kei Profil atau sering juga orang menyebut dengan John Refra, Jhon Key merupakan salah satu tokoh pemuda asal maluku yang baru saja di tangkap oleh kepolisia jakarta terkait kasus pembunuhan, pengen tahu siapa jhon kei dan keseharinaya silahkan di simak berikut ini
Nama John Refra Key atau yang biasa disebut John Key lekat dengan dunia kekerasan ibu kota. Nama pria 40 tahun itu semakin berkibar ketika tokoh pemuda asal Maluku Utara, Basri Sangaji, terbunuh di Hotel Kebayoran Inn, Jakarta Selatan, 12 Oktober 2004.
Padahal, dua tokoh pemuda itu seakan bersaing demi mendapatkan nama lebih besar. Dengan kematian Basri, John Key nyaris tanpa saingan. Dia bersama kelompoknya malang-melintang di dunia kekerasan Jakarta.
John Key merupakan pimpinan sebuah himpunan para pemuda asal Pulau Kei di Maluku Tenggara. Mereka berhimpun pasca kerusuhan di Tual, Pulau Kei, Mei 2000. Nama resmi himpunan pemuda itu adalah Angkatan Muda Kei (Amkei). Mereka mengklaim memiliki anggota sekitar 12 ribu orang.
Lewat organisasi tersebut, John mulai mengelola bisnisnya sebagai debt collector alias penagih utang. Usaha itu semakin laris ketika Basri Sangaji, pimpinan kelompok penagih utang lain, tewas. Para ''klien'' kelompok Basri mengalihkan ordernya ke kelompok John Key.
Saat itu banyak yang menduga bahwa terbunuhnya Basri merupakan buntut persaingan dua kelompok penagih utang tersebut. Tudingan semakin kuat ketika di pengadilan terbukti pelaku pembunuhan tersebut tak lain adalah beberapa anak buah John Key.
Bahkan, pertumpahan darah besar-besaran hampir terjadi tatkala ratusan orang bersenjata parang, panah, pedang, golok, dan celurit berhadapan di Jalan Ampera, Jaksel, persis di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, awal Maret 2005.
Saat itu berlangsung sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan Basri. Beruntung delapan SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dapat mencegah terjadinya bentrokan tersebut.
Sebenarnya, pembunuhan terhadap Basri itu bukan tanpa pangkal. Konon, pembunuhan tersebut bermula dari bentrokan kelompok Basri dengan kelompok John Key di Diskotek Stadium di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, 2 Maret 2004.
Saat itu, kelompok Basri mendapatkan ''order'' untuk menjaga diskotek tersebut, namun mendadak diserbu puluhan anak buah John Key. Dalam penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang menjadi petugas sekuriti di diskotek tersebut tewas dan belasan terluka.
Polisi bertindak cepat. Beberapa pelaku ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun, 8 Juni pada tahun yang sama, saat sidang mendengarkan saksi-saksi yang dihadiri puluhan anggota kelompok Basri dan John Key, meletus bentrokan.
Seorang anggota John Key bernama Walterus Refra Key alias Semmy Key terbunuh di ruang pengadilan PN Jakbar. Semmy adalah kakak kandung John Key. Hal itu diperkirakan menjadi pemicu pembunuhan terhadap Basri, selain persaingan bisnis.
Bukan hanya itu. Pada Juni 2007, aparat Polsek Tebet, Jaksel, juga pernah meminta keterangan John Key menyusul bentrokan di depan Kantor DPD PDI Perjuangan, Jalan Tebet Raya 46, Jaksel. Kabarnya, bentrokan tersebut terkait dengan penagihan utang yang dilakukan kelompok John Key terhadap salah seorang kader PDI Perjuangan di kantor itu.
Pada tahun yang sama, kelompok tersebut juga mengamuk di depan Diskotek Hailai, Jakut, hingga memecahkan kaca-kaca di sana tanpa sebab yang jelas.

Sebuah sumber dari seseorang yang pernah berkecimpung di kalangan jasa penagihan utang menyebutkan, Jhon Kei dan kelompoknya meminta komisi 10 persen sampai 80 persen. Persentase dilihat dari besaran tagihan dan lama waktu penunggakan. ”Tapi setiap kelompok biasanya mengambil komisi dari kedua hal itu,” ujar sumber tersebut. Dijelaskannya, kalau kelompok John, Sangaji atau Hercules yang merupakan 3 Besar Debt Collector Ibukota biasanya baru melayani tagihan di atas Rp 500 juta. Menurutnya, jauh sebelum muncul dan merajalelanya ketiga kelompok itu, jasa penagihan utang terbesar dan paling disegani adalah kelompok pimpinan mantan gembong perampok Johny Sembiring, kelompoknya bubar saat Johny Sembiring dibunuh sekelompok orang di persimpangan Matraman Jakarta Timur tahun 1996 lalu.
Kalau kelompok tiga besar itu biasa main besar dengan tagihan di atas Rp 500 juta’an, di bawah itu biasanya dialihkan ke kelompok yang lebih kecil. Persentase komisinya pun dilihat dari lamanya waktu nunggak, semakin lama utang tak terbayar maka semakin besar pula komisinya,” ungkap sumber itu lagi.
Dalam ’dunia persilatan’ Ibukota, khususnya dalam bisnis debt collector ini, kekerasan kerap muncul diantara sesama kelompok penagih utang. Ia mencontohkan pernah terjadi bentrokan berdarah di kawasan Jalan Kemang IV Jaksel pada pertengahan Mei 2002 silam, dimana kelompok Basri Sangaji saat itu sedang menagih seorang pengusaha di rumahnya di kawasan Kemang itu, mendadak sang pengusaha itu menghubungi Hercules yang biasa ’dipakainya’ untuk menagih utang pula. Akibatnya kedua kelompok itu berhadapan di Jalan Kemang IV itu sehingga terjadi bentrokan dan pembunuhan.
”Hercules sempat ditembak beberapa kali, tapi dia hanya luka-luka saja dan bibirnya terluka karena terserempet peluru. Dia sempat menjalani perawatan cukup lama di sebuah rumah sakit di kawasan Kebon Jeruk Jakbar. Beberapa anak buah Hercules juga terluka, tapi dari kelompok Basri seorang anak buahnya terbunuh dan beberapa juga terluka,” tutupnya.
Selain jasa penagihan utang, kelompok Jhon Kei juga bergerak di bidang jasa pengawalan lahan dan tempat. Kelompok Jhon Kei semakin mendapatkan banyak ’klien’ tatkala Basri Sangaji tewas terbunuh dan anggota keloompoknya tercerai berai. Padahal Basri Sangaji bersama kelompoknya memiliki nama besar pula dimana Basri CS pernah dipercaya terpidana kasus pembobol Bank BNI, Adrian Waworunto untuk menarik aset-asetnya. Tersiar kabar, Jamal Sangaji yang masih adik sepupu Basri yang jari-jari tangannya tertebas senjata tajam dalam peristiwa pembunuhan Basri menggantikan posisi Basri sebagai pimpinan dengan dibantu adiknya Ongen Sangaji.
Kelompok Jhon Kei pernah mendapat ’order’ untuk menjaga lahan kosong di kawasan perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat. Namun dalam menjalankan ’tugas’ kelompok ini pernah mendapat serbuan dari kelompok Pendekar Banten yang merupakan bagian dari Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI).
Sekedar diketahui, markas dan wilayah kerja mereka sebetulnya di Serang dan areal Provinsi Banten. Kepergian ratusan pendekar Banten itu ke Jakarta untuk menyerbu kelompok Jhon Kei pada 29 Mei 2005 ternyata di luar pengetahuan induk organisasinya. Kelompok penyerbu itu pun belum mengenal seluk-beluk Ibukota.
Akibatnya, seorang anggota Pendekar Banten bernama Jauhari tewas terbunuh dalam bentrokan itu. Selain itu sembilan anggota Pendekar Banten terluka dan 13 mobil dirusak. 3 SSK Brimob PMJ dibantu aparat Polres Jakarta Barat berhasil mengusir kedua kelompok yang bertikai dari areal lahan seluas 5.500 meter persegi di Perum Permata Buana Blok L/4, Kembangan Utara Jakbar. Namun buntut dari kasus ini, Jhon Kei hanya dimintakan keterangannya saja. Sedangkan beberapa anak buah Jhon yang harus menjalani proses hukum dan mendekam di sel tahanan Polda Metro Jaya hingga kasusnya dilimpahkan ke kantor Kejati DKI beberapa bulan berikutnya.
Sebuah sumber dari kalangan ini mengatakan kelompok penjaga lahan seperti kelompok Jhon Kei biasanya menempatkan anggotanya di lahan yang dipersengketakan. Besarnya honor disesuaikan dengan luasnya lahan, siapa pemiliknya, dan siapa lawan yang akan dihadapinya
”Semakin kuat lawan itu, semakin besar pula biaya pengamanannya. Kisaran nominal upahnya, bisa mencapai milyaran rupiah. Perjanjian honor atau upah dibuat antara pemilik lahan atau pihak yang mengklaim lahan itu milikya dengan pihak pengaman. Perjanjian itu bisa termasuk ongkos operasi sehari-hari bisa juga diluarnya, misalnya untuk sebuah lahan sengketa diperlukan 50 orang penjaga maka untuk logistik diperlukan Rp 100 ribu per orang per hari, maka harus disediakan Rp 5 juta/hari atau langsung Rp 150 juta untuk sebulan. Yang jelas upah untuk kepala rombongan atau komandannya lebih besar dari anggota biasa. Dana operasi itu di luar upah kesuksesan kerja atau succes fee yang biasanya dibayarkan ketika sengketa dimenangkan pihak pengorder,” paparnya.
Selain pengamanan lahan sengketa, ada pula pengamanan asset yang diincar pihak lain maupun menjaga lokasi hiburan malam dari ancaman pengunjung yang membikin onar maupun ancaman pemerasan dengan dalih ’jasa pengamanan’ oleh kelompok lain, walau begitu tapi tetap saja mekanisme kerja dan pembayarannya sama dengan pengamanan lahan sengketa.
Itulah sekilas profil John Kei atau jhon key yang sangat terkenal di kalangan warga jakarta tersebut,
Nama John Refra Key atau yang biasa disebut John Key lekat dengan dunia kekerasan ibu kota. Nama pria 40 tahun itu semakin berkibar ketika tokoh pemuda asal Maluku Utara, Basri Sangaji, terbunuh di Hotel Kebayoran Inn, Jakarta Selatan, 12 Oktober 2004.
Padahal, dua tokoh pemuda itu seakan bersaing demi mendapatkan nama lebih besar. Dengan kematian Basri, John Key nyaris tanpa saingan. Dia bersama kelompoknya malang-melintang di dunia kekerasan Jakarta.
John Key merupakan pimpinan sebuah himpunan para pemuda asal Pulau Kei di Maluku Tenggara. Mereka berhimpun pasca kerusuhan di Tual, Pulau Kei, Mei 2000. Nama resmi himpunan pemuda itu adalah Angkatan Muda Kei (Amkei). Mereka mengklaim memiliki anggota sekitar 12 ribu orang.
Lewat organisasi tersebut, John mulai mengelola bisnisnya sebagai debt collector alias penagih utang. Usaha itu semakin laris ketika Basri Sangaji, pimpinan kelompok penagih utang lain, tewas. Para ''klien'' kelompok Basri mengalihkan ordernya ke kelompok John Key.
Saat itu banyak yang menduga bahwa terbunuhnya Basri merupakan buntut persaingan dua kelompok penagih utang tersebut. Tudingan semakin kuat ketika di pengadilan terbukti pelaku pembunuhan tersebut tak lain adalah beberapa anak buah John Key.
Bahkan, pertumpahan darah besar-besaran hampir terjadi tatkala ratusan orang bersenjata parang, panah, pedang, golok, dan celurit berhadapan di Jalan Ampera, Jaksel, persis di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, awal Maret 2005.
Saat itu berlangsung sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa pembunuhan Basri. Beruntung delapan SSK Brimob Polda Metro Jaya bersenjata lengkap dapat mencegah terjadinya bentrokan tersebut.
Sebenarnya, pembunuhan terhadap Basri itu bukan tanpa pangkal. Konon, pembunuhan tersebut bermula dari bentrokan kelompok Basri dengan kelompok John Key di Diskotek Stadium di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, 2 Maret 2004.
Saat itu, kelompok Basri mendapatkan ''order'' untuk menjaga diskotek tersebut, namun mendadak diserbu puluhan anak buah John Key. Dalam penyerbuan itu, dua anak buah Basri yang menjadi petugas sekuriti di diskotek tersebut tewas dan belasan terluka.
Polisi bertindak cepat. Beberapa pelaku ditangkap dan ditahan. Kasusnya disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Namun, 8 Juni pada tahun yang sama, saat sidang mendengarkan saksi-saksi yang dihadiri puluhan anggota kelompok Basri dan John Key, meletus bentrokan.
Seorang anggota John Key bernama Walterus Refra Key alias Semmy Key terbunuh di ruang pengadilan PN Jakbar. Semmy adalah kakak kandung John Key. Hal itu diperkirakan menjadi pemicu pembunuhan terhadap Basri, selain persaingan bisnis.
Bukan hanya itu. Pada Juni 2007, aparat Polsek Tebet, Jaksel, juga pernah meminta keterangan John Key menyusul bentrokan di depan Kantor DPD PDI Perjuangan, Jalan Tebet Raya 46, Jaksel. Kabarnya, bentrokan tersebut terkait dengan penagihan utang yang dilakukan kelompok John Key terhadap salah seorang kader PDI Perjuangan di kantor itu.
Pada tahun yang sama, kelompok tersebut juga mengamuk di depan Diskotek Hailai, Jakut, hingga memecahkan kaca-kaca di sana tanpa sebab yang jelas.
Sebuah sumber dari seseorang yang pernah berkecimpung di kalangan jasa penagihan utang menyebutkan, Jhon Kei dan kelompoknya meminta komisi 10 persen sampai 80 persen. Persentase dilihat dari besaran tagihan dan lama waktu penunggakan. ”Tapi setiap kelompok biasanya mengambil komisi dari kedua hal itu,” ujar sumber tersebut. Dijelaskannya, kalau kelompok John, Sangaji atau Hercules yang merupakan 3 Besar Debt Collector Ibukota biasanya baru melayani tagihan di atas Rp 500 juta. Menurutnya, jauh sebelum muncul dan merajalelanya ketiga kelompok itu, jasa penagihan utang terbesar dan paling disegani adalah kelompok pimpinan mantan gembong perampok Johny Sembiring, kelompoknya bubar saat Johny Sembiring dibunuh sekelompok orang di persimpangan Matraman Jakarta Timur tahun 1996 lalu.
Kalau kelompok tiga besar itu biasa main besar dengan tagihan di atas Rp 500 juta’an, di bawah itu biasanya dialihkan ke kelompok yang lebih kecil. Persentase komisinya pun dilihat dari lamanya waktu nunggak, semakin lama utang tak terbayar maka semakin besar pula komisinya,” ungkap sumber itu lagi.
Dalam ’dunia persilatan’ Ibukota, khususnya dalam bisnis debt collector ini, kekerasan kerap muncul diantara sesama kelompok penagih utang. Ia mencontohkan pernah terjadi bentrokan berdarah di kawasan Jalan Kemang IV Jaksel pada pertengahan Mei 2002 silam, dimana kelompok Basri Sangaji saat itu sedang menagih seorang pengusaha di rumahnya di kawasan Kemang itu, mendadak sang pengusaha itu menghubungi Hercules yang biasa ’dipakainya’ untuk menagih utang pula. Akibatnya kedua kelompok itu berhadapan di Jalan Kemang IV itu sehingga terjadi bentrokan dan pembunuhan.
”Hercules sempat ditembak beberapa kali, tapi dia hanya luka-luka saja dan bibirnya terluka karena terserempet peluru. Dia sempat menjalani perawatan cukup lama di sebuah rumah sakit di kawasan Kebon Jeruk Jakbar. Beberapa anak buah Hercules juga terluka, tapi dari kelompok Basri seorang anak buahnya terbunuh dan beberapa juga terluka,” tutupnya.
Selain jasa penagihan utang, kelompok Jhon Kei juga bergerak di bidang jasa pengawalan lahan dan tempat. Kelompok Jhon Kei semakin mendapatkan banyak ’klien’ tatkala Basri Sangaji tewas terbunuh dan anggota keloompoknya tercerai berai. Padahal Basri Sangaji bersama kelompoknya memiliki nama besar pula dimana Basri CS pernah dipercaya terpidana kasus pembobol Bank BNI, Adrian Waworunto untuk menarik aset-asetnya. Tersiar kabar, Jamal Sangaji yang masih adik sepupu Basri yang jari-jari tangannya tertebas senjata tajam dalam peristiwa pembunuhan Basri menggantikan posisi Basri sebagai pimpinan dengan dibantu adiknya Ongen Sangaji.
Kelompok Jhon Kei pernah mendapat ’order’ untuk menjaga lahan kosong di kawasan perumahan Permata Buana, Kembangan Jakarta Barat. Namun dalam menjalankan ’tugas’ kelompok ini pernah mendapat serbuan dari kelompok Pendekar Banten yang merupakan bagian dari Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI).
Sekedar diketahui, markas dan wilayah kerja mereka sebetulnya di Serang dan areal Provinsi Banten. Kepergian ratusan pendekar Banten itu ke Jakarta untuk menyerbu kelompok Jhon Kei pada 29 Mei 2005 ternyata di luar pengetahuan induk organisasinya. Kelompok penyerbu itu pun belum mengenal seluk-beluk Ibukota.
Akibatnya, seorang anggota Pendekar Banten bernama Jauhari tewas terbunuh dalam bentrokan itu. Selain itu sembilan anggota Pendekar Banten terluka dan 13 mobil dirusak. 3 SSK Brimob PMJ dibantu aparat Polres Jakarta Barat berhasil mengusir kedua kelompok yang bertikai dari areal lahan seluas 5.500 meter persegi di Perum Permata Buana Blok L/4, Kembangan Utara Jakbar. Namun buntut dari kasus ini, Jhon Kei hanya dimintakan keterangannya saja. Sedangkan beberapa anak buah Jhon yang harus menjalani proses hukum dan mendekam di sel tahanan Polda Metro Jaya hingga kasusnya dilimpahkan ke kantor Kejati DKI beberapa bulan berikutnya.
Sebuah sumber dari kalangan ini mengatakan kelompok penjaga lahan seperti kelompok Jhon Kei biasanya menempatkan anggotanya di lahan yang dipersengketakan. Besarnya honor disesuaikan dengan luasnya lahan, siapa pemiliknya, dan siapa lawan yang akan dihadapinya
”Semakin kuat lawan itu, semakin besar pula biaya pengamanannya. Kisaran nominal upahnya, bisa mencapai milyaran rupiah. Perjanjian honor atau upah dibuat antara pemilik lahan atau pihak yang mengklaim lahan itu milikya dengan pihak pengaman. Perjanjian itu bisa termasuk ongkos operasi sehari-hari bisa juga diluarnya, misalnya untuk sebuah lahan sengketa diperlukan 50 orang penjaga maka untuk logistik diperlukan Rp 100 ribu per orang per hari, maka harus disediakan Rp 5 juta/hari atau langsung Rp 150 juta untuk sebulan. Yang jelas upah untuk kepala rombongan atau komandannya lebih besar dari anggota biasa. Dana operasi itu di luar upah kesuksesan kerja atau succes fee yang biasanya dibayarkan ketika sengketa dimenangkan pihak pengorder,” paparnya.
Selain pengamanan lahan sengketa, ada pula pengamanan asset yang diincar pihak lain maupun menjaga lokasi hiburan malam dari ancaman pengunjung yang membikin onar maupun ancaman pemerasan dengan dalih ’jasa pengamanan’ oleh kelompok lain, walau begitu tapi tetap saja mekanisme kerja dan pembayarannya sama dengan pengamanan lahan sengketa.
Itulah sekilas profil John Kei atau jhon key yang sangat terkenal di kalangan warga jakarta tersebut,
Langganan:
Postingan (Atom)










